Apa Itu Ketombe dan Bagaimana Agar Rambut Bebas Ketombe?

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Ketombe dari Penyebab hingga Cara Mencegahnya Di sini!

Kulit kepala yang gatal bisa jadi menandai munculnya ketombe. Serpihan kulit mati lepas dan menempel di sepanjang rambut dan pakaianmu. Ketombe tak hanya mengganggu karena gatal, tapi juga mengganggu penampilan.

Ketombe merupakan kondisi kulit kepala yang ditandai dengan munculnya serpihan kulit dan rasa gatal. Jika memiliki rambut hitam atau mengenakan pakaian warna gelap, kamu mungkin melihat serpihan di rambut atau di bahu.

Ketombe bisa disebabkan oleh jamur Malassezia sp. Ini merupakan salah satu jenis jamur yang hidup di kulit pada kondisi udara yang panas dan lembab. Malassezia dapat menyebabkan penumpukan asam lemak dan terjadi peradangan sehingga menghasilkan ketombe.


Lakukan pengecekan rambut untuk mengetahui Kondisi rambutmu.

apa-itu-ketombe-dan-bagaimana-rambut-bebas-ketombe

Selain kulit kepala terasa gatal, rasa berminyak atau kering di kulit kepala, benjolan bersisik kekuningan, hingga kemerahan di sepanjang garis rambut juga bisa menjadi awal ketombemu muncul.


Baca juga : Intip 10 Cara Menghilangkan Ketombe Secara Alami dan Permanen


Bagaimana cara ketombe bisa hidup di kepala?

Ketombe dapat terjadi karena sejumlah alasan.

Dermatitis Seboroik

Jika kamu memiliki kasus ketombe yang sangat parah, kemungkinan itu adalah dermatitis seboroik. Dermatitis seboroik adalah bentuk eksim kronis yang memengaruhi area tubuh yang paling banyak mengeluarkan sebum atau minyak.

Orang dengan kulit berminyak seringkali lebih rentan terhadap ketombe. Alasannya, jamur yang disebut Malassezia Globosa memakan minyak di kulit kepala. Beberapa orang menganggap kondisi ini sebagai iritasi, yang membuat pembaruan sel-sel kulit kepala lebih cepat dan menyebabkan ketombe.

L'Oreal Research & Innovation menemukan bahwa ketombe menyebabkan siklus regenerasi sel kulit kepala jadi dua kali lebih cepat, sehingga terjadi penumpukan sel kulit mati di kulit kepala yang menyebabkan ketombe sulit hilang.

Bagi mereka yang tidak berketombe, sel-sel kulit kepala membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menjadi matang, mati, dan rontok. Namun, bagi mereka yang berketombe, proses ini terjadi hanya dalam dua hingga tujuh hari.


Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah iritasi kulit yang disebabkan oleh kontak langsung atau alergi atas zat tertentu sehingga timbul ruam yang gatal dan mungkin nyeri. Dalam kasus ketombe, reaksi itu ada di kulit kepala. Ini umumnya terjadi karena produk perawatan rambut atau pewarna rambut.


Kulit Kering

Jika udara dingin mengeringkan seluruh kulitmu, termasuk kulit kepala, maka kulit kering mungkin menjadi penyebab ketombe. Saat kulit kering menyebabkan ketombe, serpihan biasanya lebih kecil dan kurang berminyak dibandingkan serpihan yang disebabkan dermatitis seboroik.


Kebiasaan Keramas

Hampir semua orang bisa memiliki ketombe, namun faktor ini bisa membuat kamu lebih rentan. Bagi mereka yang sudah berisiko berketombe, jarang keramas bisa memperburuk keadaan. Kurangnya frekuensi keramas dapat menyebabkan penumpukan minyak yang mengundang jamur malassezia, penyebab ketombe.

Namun, terlalu sering keramas pun bisa menyebabkan ketombe. Terlalu sering keramas dapat membuat kulit kepala kehilangan minyak alami yang penting, sehingga kulit kepala terlalu kering. Kulit kepala yang kering membuat kulit kepala terasa gatal, mengelupas, atau iritasi.

Ditambah lagi, terlalu sering keramas pun bisa membunuh bakteri baik yang ada di kulit kepala. Bakteri baik berfungsi untuk membantu mengurangi berkembangnya jamur penyebab ketombe di kulit kepala. Kebiasaan keramas yang kurang tepat bisa membuat populasi bakteri baik terganggu.


Baca juga : Cara Menghilangkan Ketombe yang Membandel

apa-itu-ketombe-dan-bagaimana-rambut-bebas-ketombe

Usia

Ketombe sering dimulai saat pubertas dan mencapai puncaknya sekitar usia 20 tahun. Menurut sebuah ulasan yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Investigative Dermatology, kondisi ini menjadi jauh lebih umum di kalangan orang berusia di atas 50 tahun.


Jenis Kelamin

Hormon Androgen, seperti testosteron, merangsang aktivitas di kelenjar minyak. Lebih banyak minyak berarti peningkatan kemungkinan reaksi peradangan dan ketombe. Pria lebih sering terkena ketombe daripada wanita.


Kulit Berminyak

Kulit kepala yang terlalu berminyak dapat menyebabkan sel kulit kepala berlebih, menggumpal, dan rontok, sehingga membentuk serpihan ketombe. Selain itu, kulit kepala yang berminyak bisa lebih mudah menarik kuman. Hal ini bisa mengganggu mikroorganisme alami yang ada di kulit kepala, mengakibatkan ketidakseimbangan bioma alami, lalu menyebabkan ketombe.


5 Cara Mengatasi Ketombe


  • 1. Sediakan Waktu untuk Keramas
    Sejumlah orang bisa pergi berhari-hari tanpa keramas. Jika kulit kepalamu mengelupas, hal pertama yang ingin kamu lakukan adalah keramas lebih sering untuk mengelupas sisik atau kulit mati. Jangan lupa pastikan kamu menggunakan produk anti ketombe yang tepat untuk mengatasi ketombe secara efektif dan mencegahnya kembali muncul

  • 2. Berolahraga
    Ketombe adalah salah satu penyakit yang bisa timbul karena stres. Masalah mental juga dapat memberi dampak negatif yang memperburuk kondisi kulit, termasuk kulit kepala. Olahraga adalah penghilang stres yang efektif. Ini akan memiliki efek pada suasana hati dan ketombemu.

  • 3. Sesuaikan Diet
    Makan makanan yang seimbang tidak hanya akan membantu mengurangi lingkar pinggangmu. Strategi ini juga dapat menjaga kesehatan kepala dan rambutmu. Konsumsi lemak jahat, terutama coklat dan produk susu, menyebabkan produksi minyak lebih banyak dan memperparah ketombe.
    Tambahkan makanan dengan kandungan vitamin B, serta makanan yang mengandung minyak baik, seperti sayuran hijau, protein, dan biji-bijian dalam menu dietmu.

  • 4. Perhatikan Lingkungan
    Meskipun ketombe bisa disebabkan oleh kulit kepala yang kering, cuaca juga bisa menyebabkan rambut lebih rewel. Cuaca panas dan kelembaban menyebabkan keringat dan produksi minyak sehingga rambut perlu lebih sering dicuci.
    Sebaliknya, musim dingin dan iklim yang lebih kering dapat menyebabkan dehidrasi. Menggunakan produk untuk kulit kepala seperti serum rambut dapat mengatasi masalah kulit kepala kering.

  • 5. Pijat Kulit Kepala
    Kamu mungkin tahu betapa bagusnya manfaat pijat untuk tubuh. Kulit kepalamu pun juga bisa mendapatkan keuntungan dari pijat.
    Oleskan minyak alami seperti kelapa, almond, atau jojoba atau serum kulit kepala untuk atasi ketombe langsung ke kulit kepala dan pijat ringan minyak ke kepalamu. Perawatan ini membantu mengurangi serpihan kulit mati dan menenangkan kulit kepala. Pastikan untuk tidak menggaruk kepala atau menggosok terlalu keras.

Memilih Produk Perawatan untuk Mencegah Ketombe


Perawatan rambut dan kulit kepala yang tepat juga kunci untuk membantu mengatasi ketombe dan membuat kulit kepala dalam kondisi sehat. Memilih produk perawatan rambut yang tepat juga terbukti efektif membantu menghilangkan ketombe, salah satunya dengan pemakaian rutin Serum Symbiose dari Kérastase.
 
Serum Symbiose yang mengandung tiga bahan aktif. Pertama, piroctone olamine yang mampu menekan keberadaan jamur malassezia. Kandungan ini mampu menormalkan kembali siklus regenerasi sel kulit kepala. Kedua, salicylic acid yang mampu mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit kepala kembali bernapas. Ketiga, bifidus, nutrisi bakteri baik kulit kepala untuk mencegah ketombe muncul kembali. 
 
Dengan penggunaan Serum Symbiose, ketombe pada kulit kepala, yang sensitif sekali pun, akan segera berkurang. Secara bertahap, rambut dan kulit kepala akan kembali sehat.